Kiat Sukses Berwirausaha

September 4, 2013 No Comments »
Kiat Sukses Berwirausaha

Sukses tidak datang tiba-tiba, tetapi ada perjuangan yang harus dilalui untuk mencapai kesuksesan. Pada kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai kiat menjadi sukses. Ini bukan tentang saya karena sayapun belum sukses,  tetapi hanya merangkumkan hasil ngobrol-ngobrol dengan teman-teman yang sukses berwirausaha. Berikut beberapa kiat yang saya simpulkan dari teman-teman yang sukses berwirausaha :

1.  Tumbuhkan rasa percaya diri. Rasa percaya diri sangat dibutuhkan untuk orang yang berniat berwirausaha. Untuk itu, kita harus menilai diri sendiri secara positif. Nilailah potensi diri secara objektif dan proporsional.  Sebagai contoh, ada salah satu teman yang lulusan Fakultas Ekonomi tetapi sukses menjadi kontraktor. Pada awalnya, dia berani menjadi kontraktor karena memiliki banyak teman dari Teknik Sipil. Salah satu temannya ditarik menjadi staf perencana sekaligus pelaksana, sementara dia sendiri mengurusi manajemennya. Dia belajar sedikit dari pengalaman (learning by doingi), dan sekarang walaupun tetap mengurusi manajemen, tetapi sudah mampu untuk memberikan masukan pada stafnya tersebut.

2.  Memanfaatkan setiap peluang. Saya ingin cerita mengenai teman kost saya dulu di Yogyakarta. Pada saat itu, dia bersama pacarnya menemani saya ke Gramedia untuk mencari buku. Saya mencari buku yang saya butuhkan sementara dia dan pacarnya melihat-lihat koleksi buku di Gramedia. Saat itu dia membeli beberapa buku yang merupakan buku berseri mengenai pembuatan kerajinan patchwork, sebuah kerajinan yang berasal dari Belanda dengan menggabungkan kain-kain perca yang berbeda menjadi sebuah motif tertentu dan dalamnya diberi lapisan. Diapun bersama pacarnya, mulai belajar menjahit dan membuat pola dengan teknik patchwork, dan membuat berbagi produk  seperti bed cover dan sarung bantal. Pada mulanya, dia menjual produknya sebatas teman-temannya dan saudara-saudaranya di Kalimantan dan Jakarta, sampai kemudian ada yang membantu memasarkannya di Jakarta dan Kalimantan. Dengan usahanya tersebut dia mampu membiayai kuliahnya sendiri.

3.   Tidak menunda usaha yang sudah direncanakan. Kebanyakan kita sering menunda-nunda usaha yang sudah direncanakan, karena terlalu banyak berpikir, dan segalanya harus perfect ketika melakukan usaha. Kalau berpikiran seperti itu, maka bisa jadi akan keduluan orang lain.

4.  Menentukan jenis usaha berdasarkan pasar. Ada salah satu teman yang mempunyai rumah dekat dengan kampus. Pada mulanya dia ingin menjual sembako karena orang tuanya mempunyai penggilingan beras. Orang tuanya memberikan masukan  dengan menyatakan bahwa usaha tersebut kurang cocok karena sebagian besar warga merupakan pendatang berstatus mahasiswa. Akhirnya dengan saran orang tua dia membuka laundry, dan Alhamdulillah usahanya sekarang lumayan maju.

5.  Tidak berhenti belajar dan berinovasi. Inovasi  yang dimaksud di sini bukan dalam konteks yang negatif, seperti yang dilakukan sebagian pedagang bakso dengan menambahkan boraks untuk mengawetkannya. Tapi yang dimaksud di sini adalah inovasi dalam menciptakan produk baru, atau inovasi dalam pemasarannya. Hal ini misalnya dilakukan oleh produsen kaos “Dagadu Djogdja” yang selalu menciptakan desain-desain baru yang inovatif. Ada juga yang memperluas pemasaran produknya dengan memakai pemasaran secara online.

6.  Tidak berhenti berdoa. Ini memang susah dijelaskan, tapi berdasarkan cerita dari teman yang sukses, semuanya menyatakan tidak berhenti untuk berdoa dan bekerja. Doa dan kerja adalah 2 sisi yang tidak bisa dipisahkan. Walaupun kesuksesan tidak dijaminkan, doa sudah tentu merupakan pengharapan.

7.    Memperbanyak sedekah. Banyak sekali diulas mengenai keutamaan sedekah, tapi di sini saya hanya berbagi pengalaman teman. Saya mempunyai teman yang mempunyai bisnis sampingan jual beli mobil.Suatu hari dia diajak temannya mengunjungi  Panti Asuhan khusus untuk anak-anak. Tadinya hanya temannya yang bersedekah, namun setelah melihat dan bermain dengan anak-anak balita di tempat tersebut, hatinya tergugah dan kemudian memutuskan menyumbangkan hampir semua uang yang ada di dompetnya. Pada hari minggunya, seperti biasa dia membawa mobilnya ke bursa mobil di TVRI Yogyakarta. Alhamdulillah, 3 mobil yang dibawanya terjual semua dengan keuntungan yang lumayan. Menurut dia, hal itu jarang terjadi padanya.

Demikian rangkuman kiat menjadi sukses yang dirangkumkan, hasil ngobrol dengan teman-teman yang sekarang sudah sukses. Ini mungkin belum semuanya mewakili kiat sukses berwirausaha. Barangkali masih ada tambahan yang lain ? ditunggu pendapatnya.

 Sumber: rizki-nisa.blogspot.com

Leave A Response

Rimons twitter widget by Rimon Habib