Melihat Sukses di Usia Muda secara Kompleks

November 22, 2013 No Comments »
Melihat Sukses di Usia Muda secara Kompleks

Pernah dengar berbagai cerita sukses di usia muda? Saat ini banyak contoh yang bisa diambil dari sebagian anak muda yang meraih sebuah jabatan penting  ataupun kemahirannya membangun usaha yang umumnya diraih oleh mereka yang usianya lebih senior.

Sebuah cerita yang  dianggap kesuksesan terkadang mungkin kita perlu melihatnya secara kompleks, seperti melihat sebuah bangunan rumah selayaknya dilihat dari banyak sisi rumah. Jika dari luar rumah sudah terlihat baik, maka kita perlu melihat pula bagian yang lain di dalam rumah hingga belakang rumah.

 

Ada cerita seorang anak desa yang bisa menjadi dokter hingga pengusaha yang memberdayakan banyak orang untuk bekerja. Cerita anak desa ini kita perlu melihatnya secara menyeluruh bagaimana bisa meraih gelar seorang dokter? Bagaimana usaha yang ditempuhnya? Ada cerita lain seorang anak yang relatif masih muda sudah memegang jabatan penting di sebuah perusahaan. Pada cerita ini usahanya meraihnya perlu kita lihat, bukan hanya dari hasil yang saat masih usia muda memegang jabatan penting.

 

Berbagai cerita tentang kesuksesan menempati penting di suatu perusahaan hingga mengembangkan usaha dengan memberdayakan banyak orang pada saat usia muda sekitar belasan hingga 20-an tahun tentu perlu diapresiasi karena bisa jadi inspirasi banyak pemuda di negeri ini untuk berbuat lebih baik di usia muda daripada menggunakannya untuk hura-hura yang kurang bermanfaat.

 

Sevuah cerita sukses di usia muda tentu perlu dilihat secara baik, bagai gajah bukan hanya belalainya yang panjang maksudnya bukan hanya hasil sukses atau latar belakangnya saja. Namun hal penting adalah melihat bagaimana bisa mencapainya. Tak semua mereka yang sukses di usia muda mempunyai cara yang sama. Ada yang mendapatkannya dari kepercayaan kekayaan orang tua, ada yang mendapatkan dengan kerja cerdasnya mengoptimalkan diri hingga didikan orang tua yang membuatnya lebih baik dari orang tuanya.

 

Beda kondisi tentu berbeda pula cara menanggapinya, dalam hal ini beda kondisi kehidupan hingga beda potensi atau bakat tiap orang tentu berbeda caranya mengoptimalkan diri menjadi sukses di usia muda. Mereka yang jadi anak desa namun keluarga memiliki sawah yang luas tentu berbeda dengan anak desa yang lainnya. Jadi anak desa yang sukses tentu perlu dilihat bagaimana keluarganya mendidiknya hingga kerja kerasnya.

 

Meski berbeda dalam cara pengoptimalkan diri di usia muda untuk bisa sukses namun dalam arti pencapaian kesuksesan pada intinya sama, yakni mampu memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki dari kemampuan pribadi hingga materi yang dimiliki. Jika memang seorang anak muda memiliki keluarga yang bisa mencukupi kehidupannya, maka mentalitasnya perlu diasah lebih baik untuk melakukan usaha sukses di usia muda. Dengan mentalitas melakukan pergerakan yang optimal, tentu apa yang tersedia akan menjadi optimal untuk mendukung kesuksesan bukan hanya menjadi alat untuk menjadi kurang bergerak karena telah disediakan. Maka meski berbeda kondisi, tentu mental dan melakukan aksi untuk bergerak mencapai kesuksesan di usia muda tentu sangat penting mengoptimalkan apa yang ada di dalam kondisi tersebut karena kesuksesan kolaborasi antara proses hingga hasil.

Sumber: Kompasiana

Leave A Response

Rimons twitter widget by Rimon Habib